Posted on

MEMBEDAKAN AIR ZAM ZAM DI SEKITAR MADJIDIL HARAM DAN MASJID NABAWI

Permasalahannya adalah, tidak sedikit jamaah yang sulit membedakan antara air minum biasa dengan air zamzam di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Maka perhatikan hal berikut:

1. Air yang disediakan dalam jerigen air berwarna cokelat di Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi dapat dipastikan berisi Air Zamzam. Jerigen dengan tulisan ‘not cold’ di bagian atas berisi air dengan suhu biasa, sedangkan jerigen tanpa tulisan berisi air zamzam yang telah didinginkan.

2. Air yang dikeluarkan dari kran-kran minuman di dalam Masjidil Haram atau Masjid Nabawi lebih banyak berisi air Zamzam. Namun kran di bagian halaman masjid hanya sebagian kecil yang berisi Air Zamzam, karna bagian lainnya lebih banyak berisi air minum biasa.

Untuk membedakan antara kran air zamzam dengan kran air minum biasa Anda hanya perlu melihat tulisan di atasnya. Jika tertulis ‘Zamzam for drinking only’ maka isinya air zamzam, sedangkan jika hanya tertulis ‘drinking water’ maka isinya hanya air minum biasa.

Kran Air Zamzam biasanya terletak dekat dengan dinding Masjid, sedangkan kran yang ada di tengah halaman Masjid lebih banyak berisi air minum biasa.

Selamat menunaikan ibadah haji 2018.
🌍🕋🕋🕋🌍

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Bogor |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Cibubur |
Biro Umroh Depok |
Biro Umroh Bekasi |
Biro Umroh Cianjur |
Biro Umroh Gorontalo |
Biro Umroh Bengkulu |
Biro Umroh Madura |
Biro Umroh Pontianak |
Tur Wisata Muslim |

Biro Umroh Semarang |
Umroh Semarang |
Umroh Murah Semarang |
Biro Umroh Kendal |
Biro Umroh Kabupaten Semarang |
Biro Umroh Kudus |
Biro Umroh Demak |
Biro Umroh Jepara |
Biro Umroh Rembang |
Biro Umroh Pati |
Biro Umroh Lasem |
Biro Umroh Solo |
Biro Umroh Yogyakarta |
Biro Umroh Boyolali |
Biro Umroh Sragen |
Biro Umroh Pekalongan |
Biro Umroh Batang |
Biro Umroh Tegal |
Biro Umroh Wonosobo |

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Makassar |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Bone |
Biro Umroh Sinjai |
Biro Umroh Mataram |
Biro Umroh Denpasar |
Biro Umroh Bali |
Biro Umroh Sulawesi Selatan |
Biro Umroh Kalimantan Selatan |
Biro Umroh Nunukan |
Biro Umroh Lampung |
Biro Haji Plus |
Biro Umroh Bekasi

Posted on

KEMANA PERGINYA PEDAGANG KAKI LIMA DI MADINAH ?

Jika mendengar cerita para jamaah tahun-tahun sebelumnya, mereka dengan mudah bisa berbelanja usai shalat berjamaah di Masjid Nabawi. Karena ada banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menawarkan dagangannya dengan gerobak di antara hotel-hotel sepanjang perjalanan dari Masjid Nabawi.

Tapi kemana perginya para pedagang tersebut? Pada musim haji 2018 kali ini para jamaah hanya mendapatkan di sisi hotel para pedagang siwak dan simcard saja.

Tapi tenang, para pedagang PKL tidak dihilangkan dari kota Madinah kok, mereka hanya direlokasi ke sebuah tanah lapang di sisi barat Masjid Nabawi. Tepatnya di arah pintu gerbang nomor 10.

Di tempat itu pemerintah kota Madinah menyediakan tenda putih permanen yang disusun rapi. Tempatnya pun bersih karena petugas kebersihan rutin memelihara tempat ini agar tetap bersih, kering, dan tidak berbau.

Saling banyaknya antusias pedagang yang menawarkan dagangan, kini pangkalan PKL pun meluas hingga ke arah depan Saqifah Bani Sa’idah di pintu nomor 16.

Dari pangkalan PKL ini ada hal unik yang bisa Anda perhatikan. Ketika tengah malam lapak mereka ditutup, hingga pagi hari dagangan mereka dibiarkan ditinggal di atas gerobak, di bawah tenda. Tanpa penjagaan, hanya ditutup dengan kain tipis untuk menutup dagangannya.

Informasi Haji 2018

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Bogor |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Cibubur |
Biro Umroh Depok |
Biro Umroh Bekasi |
Biro Umroh Cianjur |
Biro Umroh Gorontalo |
Biro Umroh Bengkulu |
Biro Umroh Madura |
Biro Umroh Pontianak |
Tur Wisata Muslim |

Biro Umroh Semarang |
Umroh Semarang |
Umroh Murah Semarang |
Biro Umroh Kendal |
Biro Umroh Kabupaten Semarang |
Biro Umroh Kudus |
Biro Umroh Demak |
Biro Umroh Jepara |
Biro Umroh Rembang |
Biro Umroh Pati |
Biro Umroh Lasem |
Biro Umroh Solo |
Biro Umroh Yogyakarta |
Biro Umroh Boyolali |
Biro Umroh Sragen |
Biro Umroh Pekalongan |
Biro Umroh Batang |
Biro Umroh Tegal |
Biro Umroh Wonosobo |

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Makassar |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Bone |
Biro Umroh Sinjai |
Biro Umroh Mataram |
Biro Umroh Denpasar |
Biro Umroh Bali |
Biro Umroh Sulawesi Selatan |
Biro Umroh Kalimantan Selatan |
Biro Umroh Nunukan |
Biro Umroh Lampung |
Biro Haji Plus |

Biro Umroh Bekasi

Posted on

Penyebab Jamaah Haji dan Umroh Tersesat

Berikut beberapa hal yang kerap menjadi penyebab jamaah tersesat ketika perjalanan ibadah haji dan bagaimana mengantisipasinya.

1. Awal Tiba di Madinah
Begitu tiba di Madinah, jamaah tidak memperhatikan nama hotel, arah menuju ke hotel dan mereka pun tidak mengira bahwa antara satu jalan dengan jalan lainnya memiliki bentuk yang sama, begitupun satu hotel dengan hotel lainnya mirip bangunannya.

Untuk mengantisipasinya, pembimbing hendaknya membagikan kartu nama hotel ke setiap jamaah, mengenalkan kondisi sekitar hotel, menerangkan arah menuju hotel. Pembimbing juga bisa mengajak jamaah untuk mengambil foto tampilan muka hotel, atau menandai lokasi hotel di aplikasi maps.

2. Awal Tiba di Makkah
Jika jamaah tiba di Makkah lebih dari jam 21:00 maka tidak disediakan makan malam untuk para jamaah. Dalam kondisi lapar para jamaah akan berinisiatif mencari makan sendiri di sekitar hotel, inilah awal dari masalah. Sebelum prosesi umrah, hampir separuh jamaah tersesat.

Untuk mengantisipasinya pembimbing harus berusaha menyediakan makan malam untuk para jamaah.

3. Umrah Perdana
Perbandingan antara jumlah jamaah dengan pembimbing menjadi faktor utama jamaah terpisah dari rombongan. Selain itu pembimbing yang tidak menguasai lapangan dan tidak memiliki pengalaman membimbing justru akan berjalan cepat meninggalkan puluhan jamaahnya di belakang. Lebih lagi kurangnya antisipasi jamaah yang akan ke toilet di tengah prosesi umrah, semakin menjadi penyumbang masalah.

Untuk mengantisipasinya harus ditambah pembimbing freelance dengan SOP yang jelas, jamaah juga harus lebih sering melakukan simulasi praktik umrah sebelum tiba di Tanah Suci.

4. Kebelet Buang Air
Tidak hanya dalam prosesi umrah, di hari biasa pun para jamaah yang sebelumnya telah berangkat ke Masjid bersama teman-temannya akhirnya terpisah karena salah satunya terpaksa harus ke toilet. Pada saat seperti ini jamaah lainnya ada yang tidak mau menemani ke toilet, atau sekalipun sudah ditemani mereka tidak berhasil bertemu setelah keluar di toilet saking padatnya suasana Masjidil Haram.

Untuk mengantisipasinya sebelum berangkat ke masjid jamaah harus menyelesaikan hajatnya dan tidak ada yang ngempet. Jika terpaksa harus ke toilet, teman sesama jamaah harus menemani hingga di depan toilet kemudian menunggu di tempat yang telah disepakati.

5. Wudhu
Lebih lagi kalau sudah mepet waktu shalat, sering jamaah males banget jika harus mengantar temannya wudhu ke belakang. Karena ketika kembali lagi ke shaf depan, pintu masjid sudah ditutup.

Tapi tidak ada pilihan lain, jika teman Anda akan berwudhu maka teman lainnya harus mengantar. Tempat wudhu tidak hanya ada di dekat toilet Masjidil Haram. Anda juga bisa menemukan tempat wudhu di halaman masjid, di bawah tangga tempat thawaf, juga di lantai tiga Masjidil Haram.

6. Kecapekan
Dalam kondisi capek, sering jamaah kehilangan konsentrasi sampai akhirnya salah memilih jalan atau salah memilih jalur bus.

Untuk mengantisipasinya, jika memang kondisi badan sedang kurang fit Anda bisa menjalankan shalat berjamaah di masjid terdekat dari pemondokan.

7. Mabit di Mina
Pagi hari saat berada di Mina sering dimanfaatkan jamaah untuk jalan-jalan di sekitar tenda, berbelanja atau sekedar jajan mie instan.

Agar tidak tersesat, perhatikan nomor maktab dan tenda Anda. Usahakan tidak jalan-jalan sendirian.

Semoga diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji.

Informasi Haji 2018
💚🕋🕋🕋💚

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Bogor |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Cibubur |
Biro Umroh Depok |
Biro Umroh Bekasi |
Biro Umroh Cianjur |
Biro Umroh Gorontalo |
Biro Umroh Bengkulu |
Biro Umroh Madura |
Biro Umroh Pontianak |
Tur Wisata Muslim |

Biro Umroh Semarang |
Umroh Semarang |
Umroh Murah Semarang |
Biro Umroh Kendal |
Biro Umroh Kabupaten Semarang |
Biro Umroh Kudus |
Biro Umroh Demak |
Biro Umroh Jepara |
Biro Umroh Rembang |
Biro Umroh Pati |
Biro Umroh Lasem |
Biro Umroh Solo |
Biro Umroh Yogyakarta |
Biro Umroh Boyolali |
Biro Umroh Sragen |
Biro Umroh Pekalongan |
Biro Umroh Batang |
Biro Umroh Tegal |
Biro Umroh Wonosobo |

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Makassar |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Bone |
Biro Umroh Sinjai |
Biro Umroh Mataram |
Biro Umroh Denpasar |
Biro Umroh Bali |
Biro Umroh Sulawesi Selatan |
Biro Umroh Kalimantan Selatan |
Biro Umroh Nunukan |
Biro Umroh Lampung |
Biro Haji Plus |

Biro Umroh Bekasi

Posted on

Apa yang Harus dilakukan ketika kita sebagai Jamaah Haji Tersesat

Siapa sih yang ingin tersesat? Tapi kita harus mengantisipasi jika hal ini kita alami.

1. Jangan Panik

Dalam kondisi panik seorang jamaah umroh maupun jamaah haji akan mengambil keputusan yang tidak terduga, seperti menangis, berjalan tanpa memperhatikan arah, dan lainnya.

Maka usahakan jangan panik, tengok lagi di sekitar Anda apakah ada suatu hal yang dikenali? Kalau memang tidak mengenali atau ragu-ragu, maka ikuti langkah selanjutnya.

Perlu juga dipahami bahwa tersesat di Makkah ataupun di Madinah bukanlah adzab karena dosa yang sebelumnya Anda lakukan. Jangan sampai setelah tersesat, mental jamaah menjadi turun, tidak mau makan, tidak mau berkumpul dengan sesama jamaah, dan berbagai masalah lainnya.

2. Gunakan Smartphone

Dengan handphone/smartphone Anda bisa menghubungi keluarga atau pembimbing untuk meminta bantuan. Bisa juga Anda melihat peta melalui aplikasi yang sudah tertanam dalam smartphone kemudian mencocokkan dengan koordinat hotel.

3. Jangan Ngawur Jalan

Ketika dalam posisi bingung arah hendaknya jamaah tidak ‘ngawur’ berjalan ke arah yang tidak jelas. Jika memang tidak mengenali jalan yang dilalui, lebih baik Anda kembali ke arah masjid.

Tanyakan kepada orang di sekitar di mana arah menuju ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Tidak perlu banyak berkata, cukup katakan “haram?” Maka orang akan faham bahwa kita sedang bertanya ke mana arah menuju Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

4. Kembali ke Masjid

Setelah tiba di Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi, Anda bisa mengingat kembali kemana arah menuju hotel. Namun jika memang tidak mengingat arah menuju hotel, Anda bisa meminta bantuan kepada orang yang ditemui.

Sambil menunggu jemputan dari pembimbing, ketua regu, ketua rombongan atau dari petugas kloter, Anda bisa minum air zamzam, dan beristirahat dengan tenang.

5. Minta Bantuan

Ketika meminta bantuan, usahakan mencari petugas haji Indonesia yang berseragam. Para petugas dari sektor khusus banyak berkeliling di sekitar halaman Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.

Tapi tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa meminta bantuan ke sesama jamaah dari Indonesia atau petugas Arab Saudi yang menjaga Masjidil Haram.

Pastikan ketika meminta bantuan kepada siapapun, mereka tidak meminta uang atau menggeledah tas Anda atas alasan apapun. Petugas haji Indonesia bisa mengenali letak hotel Anda dari nomor paspor dan nomor kloter yang tertulis di gelang yang Anda gunakan. Begitupun ketika meminta bantuan kepada orang lain cukup berikan kontak kerabat, pembimbing atau hotel yang bisa dihubungi.

🕋Informasi Haji 2018🕋

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Bogor |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Cibubur |
Biro Umroh Depok |
Biro Umroh Bekasi |
Biro Umroh Cianjur |
Biro Umroh Gorontalo |
Biro Umroh Bengkulu |
Biro Umroh Madura |
Biro Umroh Pontianak |
Tur Wisata Muslim |

Biro Umroh Semarang |
Umroh Semarang |
Umroh Murah Semarang |
Biro Umroh Kendal |
Biro Umroh Kabupaten Semarang |
Biro Umroh Kudus |
Biro Umroh Demak |
Biro Umroh Jepara |
Biro Umroh Rembang |
Biro Umroh Pati |
Biro Umroh Lasem |
Biro Umroh Solo |
Biro Umroh Yogyakarta |
Biro Umroh Boyolali |
Biro Umroh Sragen |
Biro Umroh Pekalongan |
Biro Umroh Batang |
Biro Umroh Tegal |
Biro Umroh Wonosobo |

Biro Umroh Jakarta Selatan |
Biro Umroh Makassar |
Biro Umroh Jakarta |
Biro Umroh Jakarta Barat |
Biro Umroh Jakarta Timur |
Biro Umroh Jakarta Pusat |
Biro Umroh Bone |
Biro Umroh Sinjai |
Biro Umroh Mataram |
Biro Umroh Denpasar |
Biro Umroh Bali |
Biro Umroh Sulawesi Selatan |
Biro Umroh Kalimantan Selatan |
Biro Umroh Nunukan |
Biro Umroh Lampung |
Biro Haji Plus |

Biro Umroh Bekasi